Aktivitas gempa bumi susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus berlangsung setelah gempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah tersebut.
Mengutip data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ribuan gempa susulan hingga Selasa, 25 Agustus 2026 pagi.
Berdasarkan hasil pemantauan BMKG sampai pukul 05.00 WIB, tercatat 7.029 gempa bumi susulan. Dari jumlah tersebut, gempa dengan magnitudo terbesar mencapai M 6,2, sementara yang terkecil berada di angka M 1,1.
BMKG juga mencatat sebanyak 32 gempa susulan berkekuatan di atas M 5, sedangkan 141 gempa lainnya dirasakan oleh masyarakat.

Di Bawah Gempa Utama
Sementara itu, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto memastikan seluruh aktivitas gempa susulan yang terjadi saat ini masih berada di bawah kekuatan gempa utama M 7,7.
Bisa kita pastikan untuk gempa susulan itu kan lebih kecil ya sekarang. Tidak ada gempa susulan yang lebih besar dari gempa utamanya,”
ujar Wijayanto.
Menurut Wijayanto, gempa utama yang mencapai M 7,7 tersebut sudah mendekati batas magnitudo maksimum yang diperkirakan dapat terjadi pada kerak dangkal di wilayah Flores.



