Kerusuhan yang mewarnai aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis malam, 27 Agustus 2026, menjadi sorotan media Singapura. Channel News Asia (CNA) menilai aksi tersebut menjadi ujian besar bagi Presiden Prabowo Subianto.

CNA menyoroti demikian karena demo rusuh terjadi di tengah upaya pemerintahan Prabowo memulihkan kepercayaan publik, dunia usaha, dan investor.

Laporan CNA menyampaikan aksi demonstrasi yang berlangsung sejak Kamis pagi di sekitar gedung parlemen, Senayan. Demonstrasi berujung rusuh hingga mengganggu aktivitas transportasi di sejumlah wilayah ibu kota.

Aksi protes itu terjadi pada saat yang sulit bagi Prabowo, seorang jenderal purnawirawan yang terpilih pada 2024 dengan mayoritas suara yang besar. Tetapi, sedang berjuang untuk memulihkan kepercayaan publik, dunia usaha, dan investor yang cemas atas dampak ekonomi dari program-program populisnya yang ambisius,”

tulis CNA yang dikutip pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Tulisan CNA itu dimuat dalam narasi berita yang berjudul “Transportasi terganggu di ibu kota Indonesia setelah kerusuhan menyusul aksi protes.”

CNA dalam ulasannya juga menggambarkan situasi demonstrasi yang berlangsung di tengah pengamanan ketat. Aksi itu disebut jadi ruang bagi massa untuk melampiaskan kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah sekaligus menuntut pemberantasan korupsi.

Demonstrasi oleh berbagai kelompok dimulai pada Kamis pagi di dekat gedung parlemen di tengah pengamanan ketat, bertepatan dengan peringatan protes anti-pemerintah yang menewaskan banyak orang tahun lalu, yang berlangsung selama dua minggu dan menjadi ujian awal bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,”

lanjut laporan CNA.

CNA pun menyoroti pengerahan ribuan personel kepolisian untuk mengamankan demonstrasi yang bertepatan dengan momentum peringatan aksi protes anti-pemerintah tahun sebelumnya.

Ribuan polisi dikerahkan di Jakarta menjelang demonstrasi Kamis, di mana para demonstran melampiaskan kekecewaan mereka terhadap berbagai kebijakan pemerintah dan menuntut hukuman yang lebih berat bagi pejabat korup,”

tulis CNA.

Diketahui, kerusuhan tersebut berujung pada penangkapan ratusan orang oleh Polda Metro Jaya. Sebanyak 322 orang diamankan terkait kerusuhan di sejumlah titik Jakarta setelah demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis malam.