Istilah penyakit scabies belakangan menjadi perbincangan masyarakat usai Ketua BEM UGM 2025 Tiyo Ardianto, membuat perumpamaan dengan memberi nama seekor kucing menggunakan plesetan nama Presiden Prabowo.

Dalam sebuah video yang beredar, terlihat Tiyo sedang berada di sebuah acara off air. Ia bercerita mengenai seekor kucing yang ia temukan dalam kondisi sakit akibat scabies dan infeksi jamur yang menyerang bagian kepalanya.

Saya lihat ada kucing yang scabies gemuk sekali badannya. Tapi kepalanya itu dihinggapi jamur scabies yang membuat dia jadi gak bisa melihat. Saya kasih nama kucing itu Prabodoh Subiantolol,”

kata Tiyo.

Sejak pernyataan Tiyo viral, istilah scabies langsung menjadi perbincangan masyarakat. Lantas apa sih scabies itu?

Dilansir dari EMC Healthcare, scabies adalah penyakit kulit menular yang cukup sering ditemukan di masyarakat. Scabies sendiri disebabkan oleh infestasi tungau mikroskopis yang hidup dan berkembang biak di lapisan kulit manusia.

Apa Itu Scabies

Scabies dikenal juga sebagai kudis, penyakit ini disebabkan oleh tungau bernama Sarcoptes scabiei. Tungau ini berukuran sangat kecil dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Rasa gatal yang ditimbulkan dari penyakit ini terjadi akibat reaksi alergi tubuh terhadap tungau, telur, dan kotorannya. Akibatnya, rasa gatal bisa terasa sangat intens dan cenderung memburuk pada malam hari.

Waspada! Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus Tersebar di Sembilan Provinsi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan perkembangan situasi penyakit Hantavirus di Indonesia tahun 2024-2026. Menurut data, selama hampir dua tahun terakhir, sudah ada 23 ka Lanjutkan membaca

Faktor Risiko Scabies

Adapun faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena scabies, antara lain:

  • Kontak kulit langsung dengan penderita scabies
  • Tinggal di lingkungan yang ramai, seperti asmara dan pesantren.
  • Berbagi barang, seperti pakaian, handuk, atau sprei.
  • Kontak erat dengan anggota keluarga yang terinfeksi.

Gejala Sacbies

Ada beberapa gejala scabies yang seringkali tidak disadari dan harus diwaspadai, seperti:

  • Rasa gatal hebat pada kulit yang sering terasa lebih parah pada malam hari
  • Muncul ruam, bintil kecil, atau lepuhan pada kulit.
  • Terlihat garis tipis seperti terowongan kecil pada permukaan kulit
  • Kulit menjadi kemerahan atau iritasi akibat sering digaruk
  • Jika scabies tidak ditangani, kebiasaan menggaruk dapat memperparah kondisi kulit dan menimbulkan infeksi kulit lainnya.

Cara Mengobati Scabies

Pengobatan scabies harus segera dilakukan dengan tujuan untuk membunuh tungau sekaligus mencegah penularan. Cara mengobati scabies antara lain:

  • Obat oles yang mengandung permethrin
  • Krim atau lotion dengan kandungan sulfur atau benzyl benzoate
  • Obat minum dan obat oles sesuai dengan petunjuk dokter untuk memastikan tungau benar-benar hilang.
  • Jaga kebersihan pakaian, seprei, dan handuk dengan air panas, serta tidak berbagi barang pribadi selama masa pengobatan.